Why luxury lipsticks?


Beberapa waktu lalu sempat ramai di share rekan rekan beauty blogger di halaman Facebook mereka status Facebook beberapa wanita yang kurang setuju atas keberadaan meme lipstick 50k dan 500k. Seharus nya poin-poin yang di kemukakan di status salah seorang wanita ini bagus; be a smart makeup enthusiast yang ngga hanya terpaku oleh brand mahal, ada dupes untuk alternatif lipstick mahal dan lipstick mahal belum tentu bagus. Namun karena ada beberapa fakta yang menurut saya kurang tepat, hari ini saya tergelitik ingin menulis sedikit mengenai luxury lipstick.


source: memecomic.co.id


Sebelum memulai, buat saya meme tersebut hanya lah bentuk guyon yang sebenarnya tidak perlu di perdebatkan. Dari pengalaman saya bersama suami, suami saya tidak pernah tahu dan tidak pernah peduli berapa harga lipstick saya. Yang dia pedulikan adalah pantas atau tidak nya lipstick yang saya kenakan, dan saya yakin kebanyakan pria juga seperti itu. Selain itu saya juga ingin menjelaskan bahwa saya adalah penggemar dan pengoleksi luxury cosmetics. Tapi, sebelum anda men-judge saya bias, tukang pamer atau komentar saya terlalu subjektif, saya ingin menegaskan bahwa saya juga adalah pengguna drugstore cosmetics, tidak ada maksud untuk mengecilkan atau membesarkan pihak tertentu, bahkan sampai sekarang saya masih setia menggunakan produk-produk drugstore dari Maybelline, Revlon dan lain-lain nya. Menurut saya produk drugstore walau affordable bukan murahan, sama seperti luxury cosmetics walau mahal juga bukan semua nya bagus. TAPI, tentu saja suatu produk di labeli dengan embel-embel luxury pasti ada alasan nya dan tentu berbeda kualitas nya dengan produk drugstore. Mengutip Wikipedia, "Although the technical term luxury good is independent of the goods' quality, they are generally considered to be goods at the highest end of the market in terms of quality and price.Jadi sudah sewajarnya dari beberapa segi luxury cosmetics lebih unggul dari produk drugstore.
Berikut ini adalah keunggulan luxury lipsticks menurut saya yang membuat saya sangat menggemari mereka.

1. Quality
Salah satu alasan terbesar kita mengeluarkan uang lebih untuk high end products tentu saja adalah kualitas nya bukan? Tentu tidak mungkin brand besar seperti Givenchy, Guerlain, Dior, Chanel etc. melabeli produk mereka sebagai 'luxury product' dengan membuat produk dengan kualitas yang buruk. Dari situ naturally luxury makeup comes with a good -if not better pigmentation, formula, texture and coverage, goes on more smoothly on your lips and feels better than what you get on drugstore. Contoh nya dari iklan komersial Dior Addict lipstick ini kita bisa lihat bagaimana berkualitas nya, how very well made nya lipstick tersebut.

Dari lipstick-lipstick yang sudah saya coba, memang tidak semua nya sesuai dengan ekspektasi saya, namun untuk lipsticks yang menurut saya memuaskan, those lipsticks benar-benar blow my mind away. Yang tidak memuaskan pun biasanya karena drying on my lips. Seperti lipstick Chanel Rouge Allure VelvetYSL Rouge Pur CoutureTom Ford Lip Color; tidak semua, tapi ada beberapa shades dari seri lipstick ini yang terasa kering sekali di bibir sensitif saya. Namun belum pernah saya mendapati luxury lipstick yang bau lilin atau terasa seperti lilin seperti yang di sebutkan di salah satu status Facebook tersebut. Terus terang saya apatis ada luxury lipsticks yang kualitas nya sampai separah itu. Logika nya produsen luxury lipsticks berani melabeli lipstick nya sebagai barang high end dan berani mematok harga setinggi itu, pasti bahan-bahan yang di gunakan pada lipstick-lipstick nya juga bukan yang abal-abal bukan? Kalau memang sampai benar ada luxury lipstick yang sampai terasa waxy di bibir dan bau lilin, pasti para konsumen sudah melayangkan protes, apalagi dengan beragam nya social media sekarang ini, begitu mudah nya mengemukakan atau menuliskan pendapat di internet seperti yang saya lakukan sekarang, sudah tentu akan ramai dibicarakan terlebih jika menyangkut nama suatu brand besar. Karena itu saya benar-benar penasaran lipstick yang mana yang dimaksud di status tersebut.

Untuk warna, memang lipstick drugstore banyak yang berhasil menduplikat warna yang nyaris sama atau bahkan sama dengan warna-warna luxury lipsticks. Namun menurut saya hingga saat ini belum ada drugstore lipstick yang bisa menyamai how buttery Burberry lipsticks are, atau bagaimana smooth nya Givenchy Le Rouge lipstick when it glides on your lips or the cute cold tingling sensation when you applied Dior Addict Fluid Stick yang juga memberikan beautiful plumping effect on your lips, dan betapa gila nya coverage dan pigmentation dari hybrid lipstick ini. Atau juga Giorgio Armani Lip Maestro; liquid lipstick pertama yang aku coba ini selain very easy to apply, tekstur nya juga smooth dan feels so luxurious on lips, doesn't make my lips look patchy, tidak mengeringkan bibir sama sekali -Sensasi yang tidak akan anda temui pada matte liquid lipsticks yang sedang booming saat ini. Dan masih banyak lagi sebenarnya contoh-contohnya, yang tidak akan ada habis nya jika saya ulas dalam satu post ;)

Mengenai longevity, jika anda membandingkan luxury lipsticks pada umumnya dengan matte liquid lipsticks tentu saja tidak adil. Menurut saya, awet atau tidak nya suatu lipstick juga harus di lihat dari jenis lipstick tersebut. Jika kamu menggunakan lipstick dengan hasil akhir glossy atau shiny, seperti Chanel Rouge Coco Shine misalnya, tentu saja tidak awet dan perlu di-retouch, beda jika kamu menggunakan lipstick dengan finish matte atau satin, sudah pasti lebih tahan lama. Dan untuk masalah longevity ini buat saya pribadi bukan lah suatu issue. Alasan pertama, saya memang terbiasa me-retouch lipstick terutama setelah makan. Kedua, lagi-lagi ada sensasi tersendiri saat kita mengeluarkan lipstick dari pouch apalagi jika packaging nya unik dan iconic. Nilai bonus nya jika ada wanita lain yang melirik dan menanyakan lipstick saya saat saya touch up, tidak sia-sia rasanya adiksi saya akan lipstick-lipstick unik dan cantik ini :) Saya malah jadi bertanya-tanya, bahan apa yang di gunakan pada suatu lipstick jika terlalu awet hingga susah dibersihkan.

kiri: drugstore lipstick x, warna nya unik tapi tidak terlihat smooth di bibir. Dan foto bawah menunjukkan apa yang terjadi saat saya merapatkan bibir atas dan bawah dan penampakan setelah lipstick mengering, garis-garis bibir saya terlihat jelas dan bibir terasa seperti ditarik.
kanan: Giorgio Armani Lip Maestro 400, bibir saya terlihat smooth. Lipstick tidak accentuates garis-garis pada bibir. Dan foto bawah menunjukkan kondisi setelah saya merapatkan bibir atas dan bawah, lipstick tetap nampak sempurna.

2. Packaging
Perbedaan antara drugstore lipstick dan luxury lipstick terlihat sekali beda nya di packaging nya. Seringkali kita jumpai drugstore lipsticks berbahan plastik yang ringan, sedangkan kebanyakan luxury lipsticks cenderung berat karena menggunakan bahan spesial, contohnya seperti Tom Ford Lip Color atau Guerlain Rouge G yang bahan packaging nya besi. Packaging dari luxury lipstick juga kebanyakan berdetail khusus, elegan dan iconic. Contoh nya Chanel Rouge Allure dengan tube persegi hitam yang sleek dengan logo Chanel kecil di bawah dan detail push&click nya, lipstick klasik Chanel Rouge Coco yang khas dengan warna hitam, emas dan logo double Cs di atas nya, Guerlain Rouge G dengan bentuk unik dan cermin khas nya atau Givenchy Le Rouge yang ber-casing kan kulit asli, dengan tube dari bahan besi dengan detail studs di bagian kanan kiri nya.














3. Scent
Luxury lipsticks juga biasanya memiliki bau wangi yang khas. Seperti lipstick YSL yang berbau seperti buah tropikal yang segar, lipstick Chanel dengan bau mawar nya yang elegan, lipstick Tom Ford dengan bau vanilla khas nya atau lipstick Guerlain dengan violet scent nya. Fragrance pada lipstick memang menimbulkan pro dan kontra; terutama karena menimbulkan alergi pada sebagian wanita namun untuk saya personally, karena saya tidak memiliki alergic issue, saya amat menikmati wangi khas dari lipstick-lipstick favorite saya. Ada sensasi tersendiri saat membuka tutup tube dan bau khas lipstick kesayangan menyentuh hidung saya :) Bagaimana dengan anda?
(Oh ya, memang bukan termasuk luxury cosmetics, tapi saya sangat suka wangi anggur yang khas dari Innisfree lipstick. Wangi nya segar dan termasuk awet, tidak langsung hilang setelah saya mengoleskan lipstick di bibir.)

Sekali lagi saya ingin menegaskan tidak ada maksud untuk mengecilkan atau membesarkan pihak tertentu, post ini pure berdasarkan keinginan dan opini pribadi saya sebagai penggemar luxury lipsticks yang tergelitik ingin ikut berkomentar. And please note that saya membeli kosmetik-kosmetik saya dengan menabung dari uang saku yang diberikan oleh suami saya yang adalah seorang pekerja swasta. Tidak perlu jadi simpanan pejabat untuk bisa menjadi penggemar dan kolektor dari luxury cosmetics, karena even luxury cosmetics bisa terbeli asal anda sabar dan telaten menabung ;)
Yang manapun pilihan anda, drugstore maupun luxury cosmetics semua nya baik kog. Setiap produk pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan, berapapun harga nya. Karena masing-masing mempunyai pasar kosumen dan penggemar setia masing-masing, pasti tidak akan ada habisnya jika ingin diperdebatkan lebih bagus yang mana, lebih jelek yang mana. Alangkah baiknya jika kita saling menghargai, sampaikan pendapat dengan kalimat yang baik dan sopan dan berdasarkan fakta yang bisa dipertanggung jawabkan. Apapun pilihan anda, stay pretty and viva makeup junkies!

Share:

5 comments

  1. Packagingnya emg bagus2 ya ce <3 <3 <3
    nice post! :D

    ReplyDelete
  2. Bener banget bahwa kita nggak harus menjelek-jelekan pilihan pecinta luxury lipstick atau pengoleksi drugstore lipstick. My moto is "my money my rule, your money your rule" nggak perlu 'kepo' dengan spending habit orang lain, toh itu uang mereka.

    I do enjoy mid-end lipstick like MAC and Bobbi Brown. But if I could, I prefer growing my collection of YSL, Tom Ford, and Charlotte Tilbury (CT is my new obsession!)

    Seeing this post makes me crave some Chanel lippies! I need those in my life!

    Keep up the good work dear. I enjoy reading this post :D

    http://vixenlady.blogspot.com/

    ReplyDelete
  3. trueee.. setuju... Paling ngiler ma kemasan YSL

    ReplyDelete
  4. Kemarin" maraknya meme itu di medsos. Lipstik cc kemasannya menggoda sekali. Apalagi yang ada cerminnya. Nah gimana kalo ada teman cc yang ingin mencoba pakai lipstik cc di bibirnya langsung. Pasti dong mata cewe bakal tergoda untuk melihat kemasan yang cantik dan unik seperti foto diatas. Cc bakal kasih coba langsung ke bibirnya?

    www.aloha-bebe.com

    ReplyDelete
  5. Mau juga si koleksi luxury cosmetics >.< tapi berhubung baru belajar makeup dan berbelanja makeup diurutan sekian setelah buku jadi.... hahahaha...
    Sementara ini masih kecanduan produk-produk korea :p

    ReplyDelete

Hi thank you for visiting. It'll be nice to hear feedback from you :)